Singkat aja nih, cuma pengen nyeritain keresahan yang udah agak lama.
Kalian tau kan ada yang namanya ujian atau ulangan atau tes lah, kesampingkan tes/ulangan/ujian apa, tapi intinya di sana ada yang namanya pertanyaan kan? Nah, pernah gak nemuin pertanyaan terus disusul kata “Pilihlah Jawaban yang menurutmu paling benar” atau “Jawaban manakah yang menurutmu paling benar?” atau yang serupa kayak gitu lah. Kalian sadar gak sih? Kalo pertanyaan itu pun tetep ada kunci jawabannya, maksudnya jawaban yang benar itu udah di sediain sebelum di kasih ke kita. Itu artinya, kalo jawaban kita gak sesuai sama yang udah ada, berarti jawaban kita salah kan?
Lalu pertanyaan gue, kalo emang udah ada jawaban tetap dari pertanyaan itu, kenapa di sambung kata “Pilihlah jawaban yang menurutmu paling benar!”? Kan menurut gue yang paling bener itu yang ini, kenapa pas di koreksi kok jawaban gue bisa salah? Lah ini menurut saya atau menurut anda? Maksud anda ngasih kata “Pilihlah jawaban yang menurutmu paling benar!” di akhir itu apa? Cuma buat hiasan atau apa ini? Ini pendapat saya, lah kok bisa di salahin? Anda bilang suruh pilih yang menurut saya benar, saya pilih ini karena menurut saya benar, terus kenapa anda salahkan? Ini maksudnya merampas hak kebebasan berpendapat atau gimana?
Apalagi kalo pertanyaannya itu ambigu, semisal:
Jika seseorang meninggal, apakah yang akan kamu lakukan? Pilihlah jawaban yang menurutmu paling benar!
A. Menguburnya
B. Menelpon ambulan
C. Mendoakannya
D. Melayat ke makamnya
E. Menyampaikan surat wasiatnya
Nah loh, ini gimana coba? Dia meninggalnya kapan? Apakah dia baru meninggal atau udah lama? Apakah dia ini di rumah, hutan, gunung, sawah, lautan? Apakah kondisi matinya karena kecelakaan kah, sakit, atau apa? Apakah ini mayat masih seger atau gimana? Apakah kondisi tempatnya ini cuma saya seorang di sana atau itu mayat udah di urus sama orang lain? Gimana ini? Situasinya aja gak jelas, jawabannya bisa bener semua tergantung situasi, terus di suruh milih mana yang paling bener, lah gimana ceritanya? Apalagi kalo tiap yang jawab punya pendapat kuat, dah lah… Kalo nanti debat terus menang, berarti nanti jadi “Jawaban dengan argumen terkuat adalah yang benar!”
“Jawabannya C ya”
“Loh bukannya D”
“C, karena kan tidak ada keterangan jika makamnya kita ketahui tempatnya”
“Loh, tapi gak ada keterangan juga kalau kita tahu siapa yang meninggal”
“Bukannya E? Kan dia punya amanat, di sampaikan dulu dong”
“Loh kalian gak ada yang jawab A? Bukannya di kubur dulu”
“Kalian semua langsung mikir kalo dia mati? Gak mau coba di selamatin dulu, siapa tau dia lagi kecelakaan, dan sekarat, jadi kita harus nelpon ambulan”
“Kok kalian semua bisa jawab sih, jawabannya aja gak ada, seharusnyakan jawabannya menanyakan siapa yang meninggal”
“Jawabannya F! saatnya jam istirahat”
Jadi ini menurut saya? Atau menurut anda?
Bonus pertanyaan
Jika kalian menemukan uang di jalan, maka … Isilah titik-titik dengan jawaban yang menurutmu paling benar!
asiap, pertanyaan fucek emgg